فَمَا ٱسْتَطَـٰعُواْ مِن قِيَامٍ وَمَا كَانُواْ مُنتَصِرِينَ
Famastaṭā‘ū min qiyāmiw wa mā kānū muntaṣirīn(a).
Mereka sama sekali tidak mampu bangun dan tidak pula mendapat pertolongan.
Yang Menerbangkan · 2 ayat (45–46 dari 60)
فَمَا ٱسْتَطَـٰعُواْ مِن قِيَامٍ وَمَا كَانُواْ مُنتَصِرِينَ
Famastaṭā‘ū min qiyāmiw wa mā kānū muntaṣirīn(a).
Mereka sama sekali tidak mampu bangun dan tidak pula mendapat pertolongan.
Dalam ayat ini Allah swt menjelaskan bahwa mereka tidak dapat lolos dari malapetaka itu dan mereka tidak pula mendapatkan jalan keluar dan pertolongan dari siapapun, juga mereka tidak dapat tolong menolong antara mereka untuk menghindarkan diri dari siksaan Tuhan ketika itu
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 45
وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُۖ إِنَّهُمْ كَانُواْ قَوْمًا فَـٰسِقِينَ
Wa qauma nūḥim min qabl(u), innahum kānū qauman fāsiqīn(a).
Sebelum itu (Kami telah membinasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka adalah kaum fasik.
Ayat ini menerangkan bahwa Allah sebelumnya telah membinasakan kaum Nuh dengan badai atau topan yang melanda mereka karena kefasikan, kejahatan, serta pelanggaran yang mereka lakukan terhadap yang dilarang (diharamkan) Allah swt
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 46
Pengulangan dimatikan.