QS. Al-A'raf Ayat 113-114

Tempat Tertinggi · 2 ayat (113–114 dari 206)

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
Tampilkan rentang ayat
dari 206 ayat Semua ayat
113

وَجَآءَ ٱلسَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوٓاْ إِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ

Wa jā'as-saḥaratu fir‘auna qālū inna lanā la'ajran in kunnā naḥnul-gālibīn(a).

Para penyihir datang kepada Fir‘aun. Mereka berkata, “(Apakah) kami benar-benar akan mendapat imbalan jika kami menang?”

Tafsir QS. Al-A'raf Ayat 113

Setelah Firaun mengerahkan orang-orangnya untuk mengumpulkan para ahli sihir yang pandai dari berbagai pelosok wilayah kekuasaannya, ketika para ahli sihir tersebut datang kepada Firaun, dan mereka pun berkata kepadanya, "Apakah kami akan mendapatkan imbalan jasa, atas tugas yang berat ini, bila kami berhasil mengalahkan Musa?" Demikian motivasi para ahli sihir sama dengan latar belakang perjuangan para pembesar Firaun yaitu materi, kedudukan dan uang, tidak ada sama sekali idealisme, spiritualisme maupun moralitas yang luhur. Tujuan hidupnya hanya untuk sesaat yaitu uang.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 113

114

قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ

Qāla na‘am wa innakum laminal-muqarrabīn(a).

Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, bahkan sesungguhnya kamu pasti termasuk orang-orang yang didekatkan (kedudukannya kepadaku).”

Tafsir QS. Al-A'raf Ayat 114

Firaun menjawab pertanyaan mereka itu, "Ya kamu akan mendapat upah yang besar, dan di samping itu kamu akan menjadi orang-orang yang dekat dengan kami, sehingga kamu akan memperoleh pangkat dan harta benda yang akan memberikan kenikmatan dan kebahagiaan bagimu".

Jawaban Firaun kepada para ahli sihir tersebut menunjukkan bahwa ia sangat memerlukan tenaga dan keahlian mereka, karena ia sangat khawatir akan kehilangan kedudukan dan kerajaannya, menurut pendapatnya akan timbul malapetaka baginya apabila ia tidak memenuhi permintaan mereka itu. Oleh sebab itu, imbalan jasa yang dijanjikan kepada mereka tidak hanya sekedar upah yang berwujud uang dan benda, melainkan ditambah pula dengan pangkat dan kedudukan sebagai orang yang dekat kepada raja. Ini adalah merupakan satu impian dan kebanggaan yang didambakan oleh banyak orang.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 114

Logo Islamipedia

Dukung Islamipedia

Dukung Rp10.000/bulan untuk pengembangan platform Islamipedia