QS. Al-Muddatstsir Ayat 29-30

Orang Berselimut · 2 ayat (29–30 dari 56)

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
Tampilkan rentang ayat
dari 56 ayat Semua ayat
29

لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِ

Lawwāḥatul lil-basyar(i).

(Neraka Saqar itu) menghanguskan kulit manusia.

Tafsir QS. Al-Muddatstsir Ayat 29

Ayat ini menegaskan bahwa neraka Saqar itu pembakar kulit manusia. Maksudnya, Saqar itu membakar hangus kulit manusia sampai hitam warnanya. Makna kata lawwahah dalam ayat ini sebenarnya adalah "yang mengubah kulit menjadi hitam". Lebih hitam dari kegelapan malam.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 29

30

عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ

‘Alaihā tis‘ata ‘asyar(a).

Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).

Tafsir QS. Al-Muddatstsir Ayat 30

Ayat ini menegaskan bahwa Saqar itu dijaga oleh 19 malaikat yang dikepalai oleh Malik. Diriwayatkan oleh al-Baihaqi dan Ibnu Mardawaih dari al-Bara' bahwa serombongan orang Yahudi pernah bertanya kepada sebagian sahabat Nabi tentang penjaga-penjaga neraka Jahanam. Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Kemudian turunlah Jibril kepada Rasulullah menerangkan tentang apa yang mereka tanyakan itu, seperti dalam ayat ke-30 ini.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 30

Logo Islamipedia

Dukung Islamipedia

Dukung Rp10.000/bulan untuk pengembangan platform Islamipedia