بَلِ ٱللَّهُ مَوْلَـٰكُمْۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلنَّـٰصِرِينَ
Balillāhu maulākum, wa huwa khairun-nāṣirīn(a).
Namun, (hanya) Allahlah pelindungmu dan Dia penolong yang terbaik.
Keluarga Imran · 2 ayat (150–151 dari 200)
بَلِ ٱللَّهُ مَوْلَـٰكُمْۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلنَّـٰصِرِينَ
Balillāhu maulākum, wa huwa khairun-nāṣirīn(a).
Namun, (hanya) Allahlah pelindungmu dan Dia penolong yang terbaik.
Kaum Muslimin agar taat kepada Allah karena Dialah Pelindung mereka yang terbaik. Janganlah mereka mengikuti orang-orang kafir seperti Abu Sufyan dan kawan-kawannya (pada waktu itu), atau orang-orang munafik seperti 'Abdullah bin Ubai atau orang-orang kafir dan munafik lainnya yang akan menyesatkan dan menjerumuskan mereka ke jurang yang sangat berbahaya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 150
سَنُلْقِى فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلرُّعْبَ بِمَآ أَشْرَكُواْ بِٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطَـٰنًاۖ وَمَأْوَٮٰهُمُ ٱلنَّارُۚ وَبِئْسَ مَثْوَى ٱلظَّـٰلِمِينَ
Sanulqī fī qulūbil-lażīna kafarur-ru‘ba bimā asyrakū billāhi mā lam yunazzil bihī sulṭānā(n), wa ma'wāhumun nār(u), wa bi'sa maṡwaẓ-ẓālimīn(a).
Kami akan memasukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang yang kufur karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentangnya. Tempat kembali mereka adalah neraka. (Itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim.
Bentuk pertolongan Allah yang diberikan kepada orang mukmin, dengan membisikkan ke dalam hati orang kafir rasa takut untuk melanjutkan peperangan, karena mereka mempersekutukan Allah. Tempat mereka neraka dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang zalim.
Memang bagaimanapun hebat dan gagah perkasanya seseorang, ia akan merasa lemah dan tidak dapat berbuat sesuatu, apabila ia telah dihinggapi oleh perasaan takut.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 151
Pengulangan dimatikan.