QS. Ali 'Imran Ayat 58-59

Keluarga Imran · 2 ayat (58–59 dari 200)

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
Tampilkan rentang ayat
dari 200 ayat Semua ayat
58

ذَٲلِكَ نَتْلُوهُ عَلَيْكَ مِنَ ٱلْأَيَـٰتِ وَٱلذِّكْرِ ٱلْحَكِيمِ

Żālika natlūhu ‘alaika minal-āyāti waż-żikril-ḥakīm(i).

Itulah (kisah Isa) yang Kami bacakan kepadamu (Nabi Muhammad) sebagian bukti-bukti (kebenaranmu sebagai rasul) dan peringatan yang penuh hikmah (Al-Qur’an).

Tafsir QS. Ali 'Imran Ayat 58

Allah menerangkan bahwa berita yang disampaikan kepada Nabi Muhammad saw, tentang Nabi Isa, Maryam, Zakaria dan putranya Yahya, dan kisah-kisah orang-orang kaum Hawariyun dan orang Yahudi dari keturunan Israil, itulah kisah yang benar dan sebagai koreksi terhadap berbagai kepercayaan yang tersiar di kalangan Ahli Kitab pada waktu itu.

Dalam kisah ini terdapat berbagai macam teladan dan butir-butir hikmah yang sangat berharga, sehingga orang yang beriman dapat mengambil petunjuk daripadanya dan memahami syariat Allah serta prinsip-prinsip tentang kehidupan bermasyarakat.

Dalam kisah tersebut terdapat bukti-bukti yang nyata yang menolak pendapat utusan-utusan Nasrani dari penduduk Najran dan pendapat orang-orang Yahudi yang mendustakan risalah Muhammad, dan kebenaran agama yang dibawanya.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 58

59

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ‌ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Inna maṡala ‘īsā ‘indallāhi kamaṡali ādam(a), khalaqahū min turābin ṡumma qāla lahū kun fayakūn(u).

Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.

Tafsir QS. Ali 'Imran Ayat 59

Ayat ini diturunkan sehubungan dengan kedatangan utusan Nasrani Najran yang berkata kepada Rasulullah saw, "Mengapa engkau mencela Nabi kami?" Rasulullah bersabda, "Apakah yang telah saya katakan?" Mereka menjawab, "Engkau berkata bahwasanya Isa adalah seorang hamba Allah". Nabi Muhammad bersabda, "Ya, benar dia adalah seorang hamba Allah, rasul dan kalimat-Nya yang telah disampaikan kepada Maryam, seorang perawan suci."

Kemudian mereka menjadi marah dan berkata, "Pernahkah engkau melihat manusia dilahirkan tanpa ayah? Maka apabila engkau benar tunjukkanlah kepada kami contohnya." Lalu Allah menurunkan ayat ini.

Pada ayat ini dijelaskan bahwa sebenarnya kejadian Isa yang menakjubkan itu adalah seperti penciptaan Adam, yang dijadikan dari tanah, keduanya diciptakan Allah dengan cara yang lain dari penciptaan manusia biasa. Segi persamaan itu ialah Isa diciptakan tanpa ayah, dan Adam diciptakan tanpa ayah dan tanpa ibu.

Keingkaran orang terhadap kejadian Isa tanpa ayah, sedang ia mengakui kejadian Adam tanpa ibu dan bapak, termasuk sesuatu yang bertentangan dengan logika.

Allah menciptakan Adam sebagai manusia dengan memberi roh ke dalam jasadnya, semata-mata karena kehendak-Nya dan bila Allah berfirman: "Jadilah maka jadilah ia." (Ali Imran/3: 59) pada ayat yang lain Allah berfirman :

¦ Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. ¦ (al-Mu'minun/23: 14).

Ayat di atas (59) merupakan satu rangkaian dengan dua ayat berikutnya, turun pada tahun perutusan, tahun ke-10 Hijri.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 59

Logo Islamipedia

Dukung Islamipedia

Dukung Rp10.000/bulan untuk pengembangan platform Islamipedia