قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,
Manusia · 6 ayat · Makkiyah
الناس
Makkiyah · 6 ayat · Surat ke-114
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,
مَلِكِ ٱلنَّاسِ
Malikin-nās(i).
raja manusia,
إِلَـٰهِ ٱلنَّاسِ
Ilāhin-nās(i).
sembahan manusia
مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ
Min syarril-waswāsil-khannās(i).
dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi
ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ
Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ
Minal jinnati wan-nās(i).
dari (golongan) jin dan manusia.”
Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Falaq. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.