QS. Al-Anbiya' Ayat 88

Para Nabi · ayat 88 dari 112

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
88

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَـٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ‌ۚ وَكَذَٲلِكَ نُـۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ

Fastajabnā lahū wa najjaināhu minal-gamm(i), wa każālika nunjil-mu'minīn(a).

Kami lalu mengabulkan (doa)-nya dan Kami menyelamatkannya dari kedukaan. Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang mukmin.

Tafsir QS. Al-Anbiya' Ayat 88

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah mengabulkan doa Nabi Yunus, lalu diselamatkannya dari rasa duka yang amat sangat. Duka karena rasa bersalah, duka karena keingkaran umatnya, dan duka karena malapetaka yang menimpa dirinya.

Pada akhir ayat ini Allah menegaskan bahwa demikianlah Dia menyelamatkan mereka dari azab duniawi dan mengaruniakan mereka kebahagiaan ukhrawi. Hal ini diterangkan Allah dalam firman-Nya pada ayat yang lain:

Maka mengapa tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Ketika mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu tertentu. (Yunus/10: 98)

Sesuai dengan kisah Yunus ini Nabi mengajarkan umatnya yang sedang mengalami kesulitan untuk berdoa seperti doa Nabi Yunus. Mus'ab bin Umair meriwayatkan dari Rasulullah bersabda:

Siapa yang berdoa dengan doa Nabi Yunus, maka akan dikabulkan. (Riwayat at-Tirmidzi)

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Anbiya'