قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْمُفْسِدِينَ
Qāla rabbinṣurnī ‘alal-qaumil-mufsidīn(a).
Dia (Lut) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.”
Laba-Laba · ayat 30 dari 69
قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْمُفْسِدِينَ
Qāla rabbinṣurnī ‘alal-qaumil-mufsidīn(a).
Dia (Lut) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.”
Lut kemudian sampai pada kesimpulan bahwa kaumnya tidak mungkin lagi menerima seruannya. Ia tidak berharap lagi bahwa kaumnya akan mendapatkan petunjuk dari Allah. Di saat itu, Lut berdoa kepada Allah agar membantunya menghadapi dan memberantas perbuatan-perbuatan jahat dan busuk yang sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakatnya, serta menjadi kebudayaan yang turun temurun. Mereka menganggap ancaman-ancaman Lut sebagai gertak sambal belaka. Oleh karena itu, Allah sungguh-sungguh mengabulkan doa Lut. Allah lalu mengirimkan kepada mereka hujan batu dari langit sehingga mereka binasa semua. Ini diakibatkan kefasikan dan kekufuran mereka.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.