QS. Al-Furqan Ayat 76

Pembeda · ayat 76 dari 77

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
76

خَـٰلِدِينَ فِيهَا‌ۚ حَسُنَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

Khālidīna fīhā, ḥasunat mustaqarraw wa muqāmā(n).

Mereka kekal di dalamnya. (Surga) itu sebaik-baik tempat menetap dan kediaman.

Tafsir QS. Al-Furqan Ayat 76

Pada dua ayat ini, Allah menerangkan ganjaran dan karunia yang akan diberikan kepada "hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang itu", hamba-hamba Allah yang mempunyai sifat-sifat yang sempurna dan akhlak yang mulia berkat kesabaran dan keuletan mereka dalam mematuhi segala perintah Allah, berkat kesabaran dan keuletan mereka melawan hawa nafsu dalam menjauhi segala larangan-Nya. Mereka ditempatkan di tempat yang paling mulia dan tinggi dalam surga. Mereka disambut oleh para malaikat dengan salam sebagai penghormatan kepada mereka. Hal ini tergambar dalam firman Allah:

"Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan), 'Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu." (ar-Ra'd/13: 23-24).

Kemudian Allah menerangkan bahwa karunia dan nikmat yang mereka terima itu adalah karunia dan nikmat yang kekal abadi yang tiada putus-putusnya. Tidak diragukan lagi bahwa tempat itu adalah sebaik-baik tempat menetap dan sebaik-baik tempat kediaman.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Furqan