QS. Al-Hadid Ayat 17

Besi · ayat 17 dari 29

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
17

ٱعْلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ يُحْىِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا‌ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلْأَيَـٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

I‘lamū annallāha yuḥyil-arḍa ba‘da mautihā, qad bayyannā lakumul-āyāti la‘allakum ta‘qilūn(a).

Ketahuilah bahwa Allah menghidupkan bumi setelah matinya (kering). Sungguh, telah Kami jelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) agar kamu mengerti.

Tafsir QS. Al-Hadid Ayat 17

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia yang menghidupkan bumi sesudah mati. Allah melembutkan hati yang keras, memberi petunjuk manusia yang sesat, menghilangkan kesukaran yang menimpa dengan penjelasan dan petunjuk Al-Qur'an dengan nasihat dan pengajaran yang dapat melembutkan batu yang keras yakni hati yang kesat, sebagaimana menghidupkan dan menyuburkan tanah yang gersang membatu dengan hujan yang lebat. Demikianlah Allah telah menjelaskan agar manusia itu dapat memikirkan dan mempergunakan akalnya dengan sebaik-baiknya.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Hadid