فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Faqutila kaifa qaddar(a).
Maka, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?
Orang Berselimut · 2 ayat (19–20 dari 56)
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Faqutila kaifa qaddar(a).
Maka, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?
Allah mengutuk al-Walid dengan kata-kata "celakalah dia, bagaimana dia menetapkan?" Terkutuklah al-Walid dan orang Quraisy yang berbuat seperti itu. Sehubungan dengan hal ini, Allah berfirman:
Dan orang-orang Yahudi berkata, "Uzair putra Allah," dan orang-orang Nasrani berkata, "Al-Masih putra Allah." Itulah ucapan yang keluar dari mulut mereka. Mereka meniru ucapan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah melaknat mereka; bagaimana mereka sampai berpaling? (at-Taubah/9: 30)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 19
ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Ṡumma qutila kaifa qaddar(a).
Kemudian, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?
Maka celakalah al-Walid bagaimana dia menetapkan. Kata-kata ini diulang lagi oleh Allah. Begitu kerasnya kutukan Allah kepada al-Walid, karena dia telah menetapkan begitu saja bahwa apa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad adalah sihir dan menuduh beliau sebagai tukang sihir, seperti disebutkan dalam ayat ke-24 di depan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 20
Pengulangan dimatikan.