QS. Al-Muddatstsir Ayat 23-24

Orang Berselimut · 2 ayat (23–24 dari 56)

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
Tampilkan rentang ayat
dari 56 ayat Semua ayat
23

ثُمَّ أَدْبَرَ وَٱسْتَكْبَرَ

Ṡumma adbara wastakbar(a).

Kemudian, dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri.

Tafsir QS. Al-Muddatstsir Ayat 23

Ayat ini mengungkapkan bahwa al-Walid berpaling dari kebenaran dan menyombongkan diri dengan memalingkan muka dari menatap kebenaran tersebut. Sambil menunjukkan keangkuhannya, ia sama sekali tidak mau tunduk dan patuh kepada kebenaran yang dibawa Nabi Muhammad.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 23

24

فَقَالَ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ يُؤْثَرُ

Faqāla in hāżā illā siḥruy yu'ṡar(u).

Lalu, dia berkata, “(Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali sihir yang dipelajari (dari orang-orang terdahulu).

Tafsir QS. Al-Muddatstsir Ayat 24

Ayat ini menegaskan bahwa al-Walid lalu mengatakan bahwa Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu). Menurut dugaannya, Al-Qur'an adalah suatu ucapan yang disalin Muhammad dari orang lain yang lebih dahulu daripadanya, diterima dari orang yang bercerita kepadanya.

Al-Walid juga mengatakan bahwa Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah perkataan manusia. Maksudnya selain menuduh Al-Qur'an sebagai sihir yang bisa dipelajari, juga perkataan manusia biasa dan Muhammad mencurinya dari ucapan-ucapan orang lain. Secara ringkas, ia mengatakan bahwa Al-Qur'an bukan kalamullah seperti yang didakwahkan oleh Muhammad.

Andaikata tuduhan al-Walid itu benar, bahwa Al-Qur'an itu perkataan manusia biasa, tentu orang lain selain Muhammad saw sanggup pula menyusun seperti itu atau membuat tantangan yang lebih bagus lagi. Padahal di kalangan bangsa Arab banyak sekali terdapat tokoh-tokoh sastrawan yang lidahnya fasih bersyair dan berpidato. Di antara mereka, juga ada yang mendalam penguasaannya tentang berbagai macam ilmu pengetahuan. Namun demikian, tidak ada seorang pun yang sanggup menandingi ucapan yang keluar dari mulut Muhammad itu.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id. Buka halaman ayat 24

Logo Islamipedia

Dukung Islamipedia

Dukung Rp10.000/bulan untuk pengembangan platform Islamipedia