وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ ٱلْخَآئِضِينَ
Wa kunnā nakhūḍu ma‘al-khā'iḍīn(a).
Bahkan, kami selalu berbincang (untuk tujuan yang batil) bersama para pembincang,
Orang Berselimut · ayat 45 dari 56
وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ ٱلْخَآئِضِينَ
Wa kunnā nakhūḍu ma‘al-khā'iḍīn(a).
Bahkan, kami selalu berbincang (untuk tujuan yang batil) bersama para pembincang,
Ayat ini menjelaskan bahwa mereka ikut terlibat dalam perbuatan orang yang tercela, yang tidak senang kepada Islam dan Nabi Muhammad dengan menuduh beliau pendusta atau tukang sihir yang gila. Mengenai Al-Qur'an mereka menganggapnya hanyalah sihir, syair, atau mantra untuk tenung. Pokoknya mereka terlibat dalam perbuatan kebatilan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.