QS. Al-Munafiqun Ayat 1

Orang-Orang Munafik · ayat 1 dari 11

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
1

إِذَا جَآءَكَ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ قَالُواْ نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُۥ وَٱللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ لَكَـٰذِبُونَ

Iżā jā'akal-munāfiqūna qālū nasyhadu innaka larasūlullāh(i), wallāhu ya‘lamu innaka larasūluh(ū), wallāhu yasyhadu innal-munāfiqīna lakāżibūn(a).

Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Nabi Muhammad), mereka berkata, “Kami bersaksi bahwa engkau adalah benar-benar utusan Allah.” Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar utusan-Nya. Allah pun bersaksi bahwa orang-orang munafik itu benar-benar para pendusta.

Tafsir QS. Al-Munafiqun Ayat 1

Allah menerangkan bahwa apabila orang-orang munafik hadir pada majelis Nabi saw, di antaranya 'Abdullah bin Ubay, mereka mengakui dengan pengakuan yang tidak mengandung keraguan sedikit pun bahwa Muhammad saw itu benar-benar rasul dari sisi Allah, telah diberi wahyu, dan diturunkan kepadanya kitab Al-Qur'an sebagai rahmat kepada hamba-hamba Allah. Allah sebelumnya telah menandaskan bahwa Muhammad itu adalah rasul atau utusan-Nya kepada manusia seluruhnya, memberi kabar gembira dan ancaman untuk menyelamatkan mereka dari kesesatan, dan membawa mereka kepada petunjuk yang benar. Allah mengetahui kebohongan orang-orang munafik itu di dalam pengakuannya. Mereka itu benar-benar lain di mulut lain di hati. Orang munafik adalah orang yang beriman secara lahiriah, tetapi tidak secara batiniah.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Munafiqun