QS. Al-Qamar Ayat 42

Bulan · ayat 42 dari 55

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
42

كَذَّبُواْ بِـَٔـايَـٰتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَـٰهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ

Każżabū bi'āyātinā kullihā fa'akhażnāhum akhża ‘azīzim muqtadir(in).

Mereka mendustakan semua tanda-tanda (kebesaran) Kami. Maka, Kami mengazab mereka dengan azab (Tuhan) Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.

Tafsir QS. Al-Qamar Ayat 42

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sungguh peringatan demi peringatan telah berkali-kali disampaikan kepada kaum Fir'aun dan pengikut-pengikutnya. Namun mereka tetap mendustakannya. Peringatan-peringatan itu adalah semua tanda-tanda kerasulan dan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa sebagaimana diungkapkan dalam Surah al-A'raf/7: 133 dan al-Isra'/17: 101. Karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka. Azab datang dari Zat yang Mahakuat dan Mahakuasa, yang menunjukkan bahwa azab itu amat hebat. Berupa tenggelamnya Fir'aun dan pengikutnya di Laut Merah.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Qamar