QS. An-Nahl Ayat 109

Lebah · ayat 109 dari 128

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
109

لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِى ٱلْأَخِرَةِ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ

Lā jarama annahum fil-ākhirati humul-khāsirūn(a).

Tidak diragukan bahwa merekalah orang-orang yang rugi di akhirat.

Tafsir QS. An-Nahl Ayat 109

Dalam ayat ini, Allah swt menegaskan bahwa mereka yang murtad itu adalah orang yang sungguh merugi di akhirat karena telah menodai jiwa mereka sendiri dan menjerumuskan diri ke dalam jurang api neraka. Mereka mendapatkan hal-hal berikut:

1.Murka Allah.

2.Siksaan yang pedih.

3.Tidak mendapat hidayah Allah.

4.Hati, pendengaran, dan penglihatan mereka tertutup.

5.Pada hari kiamat, mereka akan merugi.

Mereka kehilangan kenikmatan duniawi yang mereka kejar dengan mencurahkan tenaga dan menghabiskan umur. Di akhirat mereka tidak mendapatkan apa pun selain penderitaan. Mereka tidak menyadari bahwa modal utama untuk hidup di dunia adalah umur. Jika modal itu tidak dipergunakan untuk keperluan yang utama, tentulah modal itu akan habis dengan percuma.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat An-Nahl