وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ
Wa mā yanṭiqu ‘anil-hawā.
dan tidak pula berucap (tentang Al-Qur’an dan penjelasannya) berdasarkan hawa nafsu(-nya).
Bintang · ayat 3 dari 62
وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ
Wa mā yanṭiqu ‘anil-hawā.
dan tidak pula berucap (tentang Al-Qur’an dan penjelasannya) berdasarkan hawa nafsu(-nya).
Dalam ayat ini Allah swt menerangkan bahwa Muhammad saw itu tidak sesat dan tidak keliru karena beliau seorang yang tidak pernah menuruti hawa nafsunya termasuk dalam perkataannya. Orang yang mungkin keliru atau tersesat ialah orang yang menuruti hawa nafsunya. Sebagaimana firman Allah: Janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. (shad/38: 26)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.