QS. Ar-Ra'd Ayat 32

Guruh · ayat 32 dari 43

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
32

وَلَقَدِ ٱسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ فَأَمْلَيْتُ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ ثُمَّ أَخَذْتُهُمْ‌ۖ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

Wa laqadistuhzi'a birusulim min qablika fa amlaitu lil-lażīna kafarū ṡumma akhażtuhum fa kaifa kāna ‘iqāb(i).

Sungguh, para rasul sebelum engkau (Nabi Muhammad) benar-benar telah diolok-olok. Maka, Aku memberi tenggang waktu kepada orang-orang yang kufur itu, kemudian Aku siksa mereka. Alangkah dahsyatnya hukuman-Ku!

Tafsir QS. Ar-Ra'd Ayat 32

Ayat ini berisi hiburan kepada Rasulullah dan umat Islam agar mereka tidak berkecil hati terhadap sikap dan keingkaran orang-orang kafir dan musyrikin Mekah. Di sini, Allah swt menerangkan bahwa bukan hanya Nabi Muhammad yang pernah diperolok-olok oleh kaum kafir dan musyrik, rasul-rasul yang telah diutus Allah kepada mereka sebelumnya pun mengalami keadaan yang demikian. Hanya saja, Allah memberi tenggang waktu dan menangguhkan datangnya azab dan malapetaka kepada orang-orang kafir tersebut. Pada akhirnya, Allah pasti membinasakan mereka dengan azab yang sangat dahsyat.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Ar-Ra'd