إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ
Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).
kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
Yang Berbaris-baris · ayat 10 dari 182
إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ
Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).
kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
Akan tetapi, bila ada di antara setan-setan yang sengaja mendengar-dengarkan pembicaraan para malaikat, ia segera diburu dengan suluh api yang menyala-nyala. Ini menunjukkan betapa terkutuknya setan-setan itu, sehingga mereka merupakan makhluk yang paling dibenci dan diusir di mana-mana. Oleh sebab itu, manusia tidak patut takluk kepada rayuan dan godaan mereka.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.