QS. Asy-Syura Ayat 53

Musyawarah · ayat 53 dari 53

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
53

صِرَٲطِ ٱللَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ‌ۗ أَلَآ إِلَى ٱللَّهِ تَصِيرُ ٱلْأُمُورُ

Ṣirāṭillāhil-lażī lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), alā ilallāhi taṣīrul-umūr(u).

(yaitu) jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ketahuilah (bahwa) kepada Allahlah segala urusan kembali!

Tafsir QS. Asy-Syura Ayat 53

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa jalan yang lurus itu ialah jalan yang telah disyariatkan Allah pemilik langit dan bumi serta penguasa keduanya, berbuat sekehendak-Nya, dan sebagai hakim yang tidak dapat digugat keputusan-Nya.

Ayat ini diakhiri dengan satu peringatan bahwa semua urusan makhluk pada hari Kiamat nanti dikembalikan kepada Allah tidak kepada yang lain. Maka ditempatkanlah setiap mereka itu pada tempat yang layak baginya, di surga atau di neraka. Firman Allah:

Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan. (Ali 'Imran/3: 109)

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Asy-Syura