هَـٰذَا عَطَآؤُنَا فَٱمْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Hāżā ‘aṭā'unā famnun au amsik bigairi ḥisāb(in).
Inilah anugerah Kami. Maka, berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan.
Shad · ayat 39 dari 88
هَـٰذَا عَطَآؤُنَا فَٱمْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Hāżā ‘aṭā'unā famnun au amsik bigairi ḥisāb(in).
Inilah anugerah Kami. Maka, berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan.
Allah selanjutnya menjelaskan bahwa segala macam nikmat itu adalah anugerah yang diberikan-Nya kepada Sulaiman secara khusus. Nikmat itu meliputi kerajaan yang besar, kekayaan yang berlimpah dan kekuasaan yang tak pernah diberikan kepada yang lain. Nikmat-nikmat itu dianugerahkan kepadanya agar digunakan sebagaimana mestinya.
Allah menandaskan bahwa nikmat-nikmat itu diberikan kepada Sulaiman tanpa pertanggungjawaban, karena Sulaiman telah diberi kemampuan untuk mengendalikan segala macam nikmat itu.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.