أَمْ عِندَهُمُ ٱلْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ
Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).
Ataukah mereka mengetahui yang gaib lalu mereka menuliskannya?
Pena · ayat 47 dari 52
أَمْ عِندَهُمُ ٱلْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ
Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).
Ataukah mereka mengetahui yang gaib lalu mereka menuliskannya?
Pada ayat ini pertanyaan tersebut masih dilanjutkan: Apakah mereka mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, atau mempunyai seperti Lauh Mahfudh yang mencatat segala sesuatu dengan yang mereka kehendaki yaitu bukti kebenaran pendapat mereka?
Orang-orang kafir Mekah beranggapan bahwa patung-patung yang mereka sembah dapat memberitahukan kepada mereka segala sesuatu yang akan terjadi dan segala sesuatu yang gaib. Akan tetapi, anggapan mereka itu tidak ada buktinya sama sekali.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.