وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِهِۦٓ إِنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّنَآ إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلِهِۦ مُسْلِمِينَ
Wa iżā yutlā ‘alaihim qālū āmannā bihī innahul-ḥaqqu mir rabbinā innā kunnā min qablihī muslimīn(a).
Apabila (Al-Qur’an) dibacakan kepada mereka, mereka berkata, “Kami beriman kepadanya. Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kami. Sesungguhnya sebelum ini kami adalah orang-orang muslim.”
Tafsir QS. Al-Qashash Ayat 53
Ayat ini menerangkan bahwa apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka mengakui bahwa Al-Qur'an itu benar-benar dari Allah. Bahkan, mereka telah membenarkannya sebelum diturunkan karena mereka telah menemukan sifat-sifat Muhammad dan sifat-sifat Al-Qur'an dalam kitab suci mereka. Kepercayaan Ahli Kitab kepada Al-Qur'an sudah sejak dulu karena nenek moyang mereka membaca uraian tentang sifat-sifat Al-Qur'an dalam kitab suci mereka. Kebiasaan ini berlaku turun-temurun sampai ke anak cucunya jauh sebelum Al-Qur'an itu diturunkan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.
Ayat lain di Surat Al-Qashash