QS. As-Sajdah Ayat 2

Sajdah · ayat 2 dari 30

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
2

تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-‘ālamīn(a).

Turunnya Al-Qur’an yang tidak ada keraguan di dalamnya berasal dari Tuhan semesta alam.

Tafsir QS. As-Sajdah Ayat 2

Ayat ini menerangkan bahwa Al-Qur'an yang diturunkan kepada Muhammad ini benar-benar wahyu dari Allah, Tuhan semesta alam. Al- Qur'an ini bukanlah buatan tukang sihir, bukan mantra-mantra tukang tenung, dan bukan pula buatan Muhammad, tidak ada keraguan padanya sedikit pun.

Ayat ini merupakan bantahan bagi dakwaan orang-orang kafir yang menyatakan bahwa Al-Qur'an ini adalah syair yang digubah oleh penyair, dan ada yang mengatakan gubahan tukang tenung. Ada juga yang mengatakan bahwa Al-Qur'an itu hanyalah dongengan-dongengan purbakala saja, serta ada pula yang mengatakan bahwa dia adalah buatan Muhammad.

Allah berfirman:

Dan mereka berkata, "(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang." (al-Furqan/25: 5)

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat As-Sajdah