QS. As-Sajdah Ayat 20

Sajdah · ayat 20 dari 30

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
20

وَأَمَّا ٱلَّذِينَ فَسَقُواْ فَمَأْوَٮٰهُمُ ٱلنَّارُ‌ۖ كُلَّمَآ أَرَادُوٓاْ أَن يَخْرُجُواْ مِنْهَآ أُعِيدُواْ فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُواْ عَذَابَ ٱلنَّارِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

Wa ammal-lażīna fasaqū fa ma'wākumun nāru kullamā arādū ay yakhrujū minhā u‘īdū fīhā wa qīla lahum żūqū ‘ażāban nāril-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).

Adapun orang-orang yang fasik (kafir), tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azab neraka yang dahulu selalu kamu dustakan.”

Tafsir QS. As-Sajdah Ayat 20

Adapun orang-orang yang kafir, mengingkari Allah dan rasul-Nya, serta mengerjakan perbuatan-perbuatan jahat akan dibalas dengan azab neraka di akhirat nanti. Setiap mereka mendekati pintu neraka untuk keluar, mereka dikembalikan ke dalamnya lagi.

Jika neraka itu diibaratkan dengan kawah atau kepundan gunung berapi, maka orang-orang kafir berada di dalamnya. Nyala api dari kawah itu sedemikian berbahaya dan setiap saat menyemburkan bunga api. Dalam gambaran itu terbawa pula orang-orang kafir yang sedang diazab, mereka terlempar ke mulut kawah itu, kemudian mereka dibenamkan lagi ke dasarnya, sehingga tidak mempunyai kesempatan sedikit pun untuk keluar dari neraka itu. Di saat mereka dibenamkan kembali ke dalam neraka, kepada mereka dikatakan, "Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulu kamu tidak mempercayainya sedikit pun sewaktu hidup di dunia."

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat As-Sajdah