QS. Ghafir Ayat 2

Maha Pengampun · ayat 2 dari 85

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
2

تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

Tanzīlul-kitābi minallāhil-‘azīzil-‘alīm(i).

Diturunkannya Kitab (Al-Qur’an) ini dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Tafsir QS. Ghafir Ayat 2

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa Kitab Suci Al-Qur'an yang merupakan kitab suci bagi Nabi Muhammad dan umatnya wajib diamalkan isi dan petunjuknya. Ia merupakan kitab suci terakhir yang membenarkan kitab-kitab suci yang sebelumnya, dan benar-benar diturunkan dari Allah, Tuhan sekalian alam, Tuhan Yang Mahaperkasa, tak ada satu makhluk pun yang dapat mengalahkan-Nya, Tuhan Yang Maha Mengetahui, tiada sesuatu yang tersembunyi bagi Allah bagaimanapun kecil dan halusnya. Firman Allah:

Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (al-A.hqaf/46: 2)

Kitab Suci Al-Qur'an tidak mungkin dibuat oleh selain Allah dan tidak mungkin juga dibuat oleh Muhammad saw sebagaimana yang dituduhkan oleh musuh-musuh Islam. Hal ini telah ditegaskan Allah di dalam Al-Qur'an dengan firman-Nya:

Dan tidak mungkin Al-Qur'an ini dibuat-buat oleh selain Allah. (Yunus/10: 37)

Dan firman-Nya:

Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) yang telah membuat-buatnya? (Yunus/10: 38)

Bahkan, Kitab Suci Al-Qur'an itu diturunkan dengan latar belakang yang beraneka ragam, berisi petunjuk bagi manusia untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang. Firman Allah:

(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji. (Ibrahim/14: 1)

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Ghafir