QS. Maryam Ayat 16

Maryam · ayat 16 dari 98

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
16

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَرْيَمَ إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا

Ważkur fil-kitābi maryam(a), iżintabażat min ahlihā makānan syarqiyyā(n).

Ceritakanlah (Nabi Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis).

Tafsir QS. Maryam Ayat 16

Allah memerintahkan Nabi Muhammad supaya menceritakan kisah Maryam yang diterangkan dalam Al-Qur'an ketika Maryam ibunda Nabi Isa menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat yang berada di sebelah timur Baitul Makdis untuk mendapatkan ketenangan dalam beribadat kepada Allah. Maryam ingin melepaskan diri dari rutinitas kegiatan hidup sehari-hari.

Sehubungan dengan ayat ini, Ibnu Abbas berkata, "Di antara semua orang aku paling mengetahui tentang apa sebab kaum Nasrani menjadikan kiblat mereka ke arah Timur; yaitu sesuai dengan firman Allah bahwa Maryam menenangkan dan menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah Timur, lalu mereka menjadikan tempat kelahiran Nabi Isa a.s. itu sebagai kiblat."

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Maryam