قَالَ إِنِّى عَبْدُ ٱللَّهِ ءَاتَـٰنِىَ ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلَنِى نَبِيًّا
Qāla innī ‘abdullāh(i), ātāniyal-kitāba wa ja‘alanī nabiyyā(n).
Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah. Dia (akan) memberiku Kitab (Injil) dan menjadikan aku seorang nabi.
Tafsir QS. Maryam Ayat 30
Isa a.s. yang masih dalam gendongan ibunya kemudian berkata, "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia yang akan memberikan aku kitab suci Injil dan Dia yang akan menjadikan aku seorang Nabi." Ucapan ini mengandung penjelasan bahwa ibunya adalah seorang wanita yang suci karena seorang Nabi harus dari keturunan orang yang saleh dan suci.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.
Ayat lain di Surat Maryam