QS. Al-Isra' Ayat 87

Memperjalankan pada Malam Hari · ayat 87 dari 111

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
87

إِلَّا رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ‌ۚ إِنَّ فَضْلَهُۥ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيرًا

Illā raḥmatam mir rabbik(a), inna faḍalahū kāna ‘alaika kabīrā(n).

Akan tetapi, (Kami tetap mengabadikan Al-Qur’an) karena rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya karunia-Nya atasmu (Nabi Muhammad) sangat besar.

Tafsir QS. Al-Isra' Ayat 87

Akan tetapi, Allah tidak bermaksud menghapus Al-Qur'an dari hati Nabi dan mushaf-mushaf, karena rahmat-Nya yang besar yang dilimpahkan kepada hamba-hamba-Nya. Al-Qur'an adalah nikmat yang paling besar yang diberikan Allah kepada manusia. Dia menetapkan Al-Qur'an dalam hati manusia serta menjaganya dari campur tangan mereka.

Menurut ar-Razi, ada dua macam nikmat besar yang diberikan Allah kepada ulama: pertama, memudahkan mereka memperoleh ilmu, dan kedua, tetapnya ilmu dalam pikiran dan ingatan mereka. Dengan kedua macam nikmat itu, maka manusia mudah mencerna kandungan ayat-ayat Al-Qur'an dan kemudian melaksanakan yang diperintahkan-Nya dan menghentikan yang dilarang-Nya. Dengan demikian, terjagalah mereka dari kehancuran di dunia dan azab neraka di akhirat.

Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa keutamaan yang diberikan-Nya kepada Nabi Muhammad sangat besar sehingga Allah tidak menginginkan terhapusnya wahyu yang telah diturunkan kepadanya. Wahyu ini merupakan nikmat Allah yang terbesar kepada Rasulullah dan orang-orang beriman karena berisi hidayah dan penyembuh dari berbagai penyakit.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Al-Isra'