وَلَهُ ٱلْجَوَارِ ٱلْمُنشَـَٔـاتُ فِى ٱلْبَحْرِ كَٱلْأَعْلَـٰمِ
Wa lahul-jawāril-munsya'ātu fil-baḥri kal-a‘lām(i).
Milik-Nyalah (bahtera) buatan manusia yang berlayar di laut laksana gunung-gunung.
Yang Maha Pengasih · ayat 24 dari 78
وَلَهُ ٱلْجَوَارِ ٱلْمُنشَـَٔـاتُ فِى ٱلْبَحْرِ كَٱلْأَعْلَـٰمِ
Wa lahul-jawāril-munsya'ātu fil-baḥri kal-a‘lām(i).
Milik-Nyalah (bahtera) buatan manusia yang berlayar di laut laksana gunung-gunung.
Ayat ini menerangkan bahwa Allah-lah yang menguasai bahtera-bahtera yang tinggi layarnya laksana gunung-gunung di lautan, ia berlayar di lautan dan memberikan manfaat kepada manusia guna mengangkut barang-barang dagangan dari suatu negeri ke negeri lain, makanan-makanan yang banyak terdapat pada suatu tempat dan tempat yang lain kekurangan bahan-bahan tersebut, dan lain sebagainya. Dengan demikian, terlaksana pertukaran barang-barang dagangan dan terpenuhi keperluankeperluan manusia tentang makanan dan minuman.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.