يُعْرَفُ ٱلْمُجْرِمُونَ بِسِيمَـٰهُمْ فَيُؤْخَذُ بِٱلنَّوَٲصِى وَٱلْأَقْدَامِ
Yu‘raful-mujrimūna bisīmāhum fa yu'khażu bin-nawāṣī wal-aqdām(i).
Para pendosa dikenali dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya.
Yang Maha Pengasih · ayat 41 dari 78
يُعْرَفُ ٱلْمُجْرِمُونَ بِسِيمَـٰهُمْ فَيُؤْخَذُ بِٱلنَّوَٲصِى وَٱلْأَقْدَامِ
Yu‘raful-mujrimūna bisīmāhum fa yu'khażu bin-nawāṣī wal-aqdām(i).
Para pendosa dikenali dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya.
Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang berdosa dapat dikenal dari tanda-tanda yang membedakan mereka dengan orang yang lain yaitu: wajahnya hitam pekat, matanya membelalak karena takut. Pada hari hisab tidak akan didengar alasan-alasan dan keterangan yang mereka kemukakan. Ubun-ubun dan kaki mereka dipegang sebagai penghinaan, lalu diseret, dimasukkan ke dalam api neraka Jahanam.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.