قَالُواْ تَٱللَّهِ إِنَّكَ لَفِى ضَلَـٰلِكَ ٱلْقَدِيمِ
Qālū tallāhi innaka lafī ḍalālikal-qadīm(i).
Mereka (keluarga Yusuf) berkata, “Demi Allah, sesungguhnya engkau benar-benar masih dalam kekeliruanmu yang dahulu.”
Yusuf · ayat 95 dari 111
قَالُواْ تَٱللَّهِ إِنَّكَ لَفِى ضَلَـٰلِكَ ٱلْقَدِيمِ
Qālū tallāhi innaka lafī ḍalālikal-qadīm(i).
Mereka (keluarga Yusuf) berkata, “Demi Allah, sesungguhnya engkau benar-benar masih dalam kekeliruanmu yang dahulu.”
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa tidak seorang pun di antara keluarga Yakub yang membenarkan ucapannya, bahkan mereka mengecamnya dengan ucapan yang tidak sepantasnya diucapkan kepada orang tua. Menurut mereka, Yakub keliru karena merasa akan segera berjumpa dengan Yusuf, padahal dalam anggapan mereka Yusuf telah tewas diterkam serigala. Anggapan Yakub ini, menurut mereka, sebagai tanda-tanda kesesatannya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.