QS. An-Naml Ayat 1

Semut · ayat 1 dari 93

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
1

طسٓ‌ۚ تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْقُرْءَانِ وَكِتَابٍ مُّبِينٍ

Ṭā Sīn, tilka āyātul-qur'āni wa kitābim mubīn(in).

Ṭā Sīn. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an dan Kitab Suci yang jelas (kandungannya),

Tafsir QS. An-Naml Ayat 1

Awal surah ini menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, nabi dan rasul yang terakhir. Ayat-ayat Al-Qur'an diturunkan melalui perantaraan malaikat Jibril.

Ayat-ayat ini memberikan penjelasan dan keterangan bagi orang yang berpikir bahwa Al-Qur'an benar-benar kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Ia bukan kata-kata tipuan atau hasil rekayasa Nabi Muhammad, dan bukan pula ciptaan salah seorang makhluk Allah. Manusia dan jin tidak mungkin dapat membuat Al-Qur'an atau menyamainya, meskipun keduanya bekerja sama untuk itu.

Maksud dari kalimat "Kitab yang menjelaskan" adalah Al-Qur'an. Dalam ayat ini berkumpul dua nama dari Al-Qur'an itu, yaitu "Al-Qur'an" (yang dibaca) dan "al-Kitab" (yang dituliskan). Dua buah nama yang mempunyai arti dan maksud yang sama. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman:

Alif Lam Ra. (Surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Al-Qur'an yang memberi penjelasan. (al-hijr/15: 1)

Ayat-ayat Al-Qur'an memberi penjelasan tentang arti ayat-ayatnya, karena di dalamnya terdapat ayat-ayat yang saling menjelaskan. Maksudnya ialah ada ayat yang membahas satu persoalan secara rinci dan menjelaskan maksud ayat lain yang mengandung persoalan yang sama, tetapi turun secara global. Ayat-ayat Al-Qur'an juga memberi penjelasan tentang tujuan-tujuan penurunannya, seperti hukum-hukum yang terkait dengan halal dan haram, janji dan ancaman, serta perintah dan larangan. Kesemuanya itu dijadikan pedoman hidup di dunia sebagai jalan mencapai kebahagiaan hidup di akhirat kelak.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat An-Naml