QS. An-Naml Ayat 56

Semut · ayat 56 dari 93

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
56

۞ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓاْ أَخْرِجُوٓاْ ءَالَ لُوطٍ مِّن قَرْيَتِكُمْ‌ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ

Famā kāna jawāba qaumihī illā an qālū akhrijū āla lūṭim min qaryatikum, innahum unāsuy yataṭahharūn(a).

Jawaban kaumnya tidak lain hanya dengan mengatakan, “Usirlah Lut dan pengikutnya dari negerimu! Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu menyucikan diri (dari perbuatan keji).”

Tafsir QS. An-Naml Ayat 56

Mendengar pernyataan Lut itu, kaumnya menjadi marah, dan seakan-akan tidak memahami sedikit pun apa yang dimaksud dengan peringatan Lut. Oleh karena itu, mereka mengancam Lut dengan perkataan, "Mari kita usir Lut dan keluarganya dari negeri kita ini, karena ia melarang kita mengerjakan perbuatan-perbuatan yang kita senangi selama ini." Mereka beranggapan bahwa Lut dan keluarganya dapat hidup aman dan tenteram dalam negeri mereka karena kebaikan hati dan belas kasihan mereka belaka. Mereka berpendapat bahwa jika kemurahan dan belas kasihan itu tidak lagi mereka berikan terhadap Lut dan keluarganya, tentu ia akan menjadi sengsara. Inilah yang mereka maksud dengan perintah mengusir Lut.

Mereka mengejek dengan mengatakan bahwa Lut dan pengikutnya itu orang-orang yang bersih, sehingga tidak mau melakukan perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan, karena menganggapnya kotor.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat An-Naml