Doa Ilmu

Doa memohon ilmu yang bermanfaat, kemudahan belajar, dan hafalan.

1

Doa Memohon Tambahan Ilmu

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Rabbi zidnî ‘ilmâ.

Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.

QS. Thaha: 114

2

Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا

Allâhummanfa‘nî bimâ ‘allamtanî, wa ‘allimnî mâ yanfa‘unî, wa zidnî ‘ilmâ.

Ya Allah, berilah aku manfaat dari apa yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku apa yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku.

HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah

3

Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allâhumma innî as’aluka ‘ilman nâfi‘â, wa rizqan thayyibâ, wa ‘amalan mutaqabbalâ.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

HR. Ibnu Majah Dianjurkan dibaca setelah shalat Subuh.

4

Doa Nabi Musa: Kelancaran Berbicara dan Dimudahkan Urusan

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙ وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ

Qāla rabbisyraḥ lī ṣadrī. Wa yassir lī amrī. Waḥlul ‘uqdatam mil lisānī. Yafqahū qaulī.

Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.

QS. Thaha : 25-28

5

Doa Para Malaikat: Mengakui Keterbatasan Ilmu

سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Subhânaka lâ ‘ilma lanâ illâ mâ ‘allamtanâ, innaka antal-‘alîmul-hakîm.

Mahasuci Engkau, tidak ada pengetahuan bagi kami selain apa yang Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.

QS. Al-Baqarah: 32 Pengakuan ini baik dibaca ketika hendak belajar sebagai tanda rendah hati dalam menuntut ilmu.

6

Doa Sebelum Belajar yang Lazim Diamalkan

رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُولًا، رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِي فَهْمًا

Radhîtu billâhi rabbâ, wa bil-islâmi dînâ, wa bi-Muhammadin nabiyyan wa rasûlâ, rabbi zidnî ‘ilmân warzuqnî fahmâ.

Aku rida Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi dan rasul. Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku dan anugerahkanlah pemahaman.

Susunan ini lazim dibaca di sekolah dan pesantren: kalimat rida diambil dari hadis (HR. Abu Dawud), dan lanjutannya berupa doa tambahan ilmu.

7

Kafaratul Majlis: Penutup Majelis Ilmu

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhânakallâhumma wa bihamdika, asyhadu an lâ ilâha illâ anta, astaghfiruka wa atûbu ilaik.

Mahasuci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.

HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud Dibaca ketika mengakhiri suatu majelis agar kekeliruan di dalamnya diampuni.

Doa lainnya

Logo Islamipedia

Dukung Islamipedia

Infak Rp10.000/bulan untuk pengembangan platform Islamipedia