1
Doa Memohon Jalan yang Lurus
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a). Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim, gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn(a).
Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.
QS. Al-Fatihah : 6-7
2
Doa Memohon Petunjuk dan Keteguhan
اللَّهُمَّ اهْدِنِي وَسَدِّدْنِي
Allâhummahdinî wa saddidnî.
Ya Allah, tunjukilah aku dan luruskanlah aku.
HR. Muslim
3
Doa Memohon Petunjuk, Takwa, Menjaga Diri, dan Kecukupan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
Allâhumma innî as’alukal-hudâ wat-tuqâ wal-‘afâfa wal-ghinâ.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, terjaganya kehormatan diri, dan kecukupan.
HR. Muslim
4
Doa Memohon Akhlak yang Baik
اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
Allâhummahdinî li’ahsanil-akhlâq, lâ yahdî li’ahsanihâ illâ anta, washrif ‘annî sayyi’ahâ, lâ yashrifu ‘annî sayyi’ahâ illâ anta.
Ya Allah, tunjukilah aku kepada akhlak yang terbaik; tidak ada yang dapat menunjukkannya selain Engkau. Jauhkanlah aku dari akhlak yang buruk; tidak ada yang dapat menjauhkannya dariku selain Engkau.
HR. Muslim
اللَّهُمَّ أَحْسَنْتَ خَلْقِي فَأَحْسِنْ خُلُقِي
Allâhumma ahsanta khalqî fa’ahsin khuluqî.
Ya Allah, Engkau telah menyempurnakan bentuk penciptaanku, maka perbaikilah pula akhlakku.
HR. Ahmad
6
Doa Keteguhan Hati dalam Agama
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Yâ muqallibal-qulûb, tsabbit qalbî ‘alâ dînik.
Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.
HR. At-Tirmidzi
7
Doa Agar Hati Tidak Menyimpang
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚاِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ
Rabbanā lā tuzig qulūbanā ba‘da iż hadaitanā wa hab lanā mil ladunka raḥmah(tan), innaka antal-wahhāb(u).
(Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
QS. Ali 'Imran : 8
8
Doa Terhindar dari Syirik
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا أَعْلَمُ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika an usyrika bika wa ana a‘lam, wa astaghfiruka limâ lâ a‘lam.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedang aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun kepada-Mu atas apa yang tidak aku ketahui.
HR. Ahmad
9
Doa Berlindung dari Akhlak Tercela
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika min munkarâtil-akhlâqi wal-a‘mâli wal-ahwâ’.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari akhlak, amal, dan hawa nafsu yang buruk.
HR. At-Tirmidzi