QS. Asy-Syu'ara' Ayat 36

Para Penyair · ayat 36 dari 227

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
36

قَالُوٓاْ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَٱبْعَثْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ

Qālū arjih wa akhāhu wab‘aṡ fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).

Mereka berkata, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya serta utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir).

Tafsir QS. Asy-Syu'ara' Ayat 36

Pada ayat ini, Allah menjelaskan jawaban para pembesar dan pemuka kaum Fir'aun atas saran yang dimintanya. Mereka menyarankan agar urusan Musa dan saudaranya, Harun, ditunda karena mereka akan mengumpulkan semua ahli sihir ulung yang ada di negeri mereka. Para ahli sihir itu dikumpulkan dan diperintahkan supaya datang mengadakan pertandingan sihir dengan Musa. Pada hari dan tempat yang telah ditentukan, para ahli sihir itu harus memperlihatkan kelebihannya di hadapan Fir'aun dan Musa. Menurut mereka, pada saat itu kemenangan akan berada di pihak mereka sehingga rakyat kembali mendukungnya. Saran ini diterima baik oleh Fir'aun dan akan dilaksanakan pada waktunya. Sebagai imbalan, ia juga akan memenuhi segala tuntutan mereka.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Asy-Syu'ara'