وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
Waj‘alnī miw waraṡati janatin na‘īm(i).
Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.
Para Penyair · ayat 85 dari 227
وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
Waj‘alnī miw waraṡati janatin na‘īm(i).
Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.
Setelah Nabi Ibrahim memohon pahala keduniawian, yakni dengan dijadikan nama baiknya sebagai suri teladan bagi orang-orang sesudahnya, ia pun berdoa pula agar menikmati balasan amalnya di akhirat. Yakni nikmat kesenangan surga beserta orang-orang yang diperkenankan masuk ke dalamnya. Ungkapan ayat ini memakai kata-kata "yang mewarisi surga", karena diserupakan dengan kesenangan yang diperoleh seorang raja dalam kerajaan yang diwarisi dari bapaknya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.