قَالُواْ نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَـٰكِفِينَ
Qālū na‘budu aṣnāman fa naẓallu lahā ‘ākifīn(a).
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan senantiasa tekun menyembahnya.”
Para Penyair · ayat 71 dari 227
قَالُواْ نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَـٰكِفِينَ
Qālū na‘budu aṣnāman fa naẓallu lahā ‘ākifīn(a).
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan senantiasa tekun menyembahnya.”
Pertanyaan itu dijawab kaumnya dengan sikap sombong, "Memang kami ini adalah penyembah berhala. Seluruh hidup dan kehidupan kami, dengan rela kami baktikan kepadanya." Menurut ahli tafsir, kaum Nabi Ibrahim tersebut melakukan penyembahan terhadap berhala pada siang hari saja. Mereka sangat tekun dan khusyuk menyembahnya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.