QS. Asy-Syu'ara' Ayat 48

Para Penyair · ayat 48 dari 227

Keterangan warna tajwid
  • ٱ Hamzah wasl / lam syamsiyah / huruf tidak dibaca
  • ـا Mad thabi'i (2 harakat)
  • ـا Mad jaiz munfashil (2/4/6)
  • ـا Mad wajib muttashil (4–5)
  • ـا Mad lazim (6 harakat)
  • قـ Qalqalah
  • ن Ikhfa'
  • م Ikhfa' syafawi
  • ن Idgham bighunnah
  • ن Idgham bilaghunnah
  • م Idgham syafawi (mimi)
  • ت Idgham mutajanisain / mutaqaribain
  • ن Iqlab
  • نّ Ghunnah (2 harakat)
48

رَبِّ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ

Rabbi mūsā wa hārūn(a).

(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.”

Tafsir QS. Asy-Syu'ara' Ayat 48

Pada ayat-ayat ini, Allah menerangkan bahwa setelah menyaksikan apa yang terjadi, ahli-ahli sihir Fir'aun itu menyerah kalah. Mereka tersungkur dan lalu bersujud kepada Allah Tuhan Yang Mahakuasa dan Mahaperkasa, sambil berikrar, "Kami telah beriman kepada Tuhan semesta alam, yaitu Tuhan yang disembah Musa dan Harun." Mereka berbuat demikian karena sadar bahwa apa yang mereka perlihatkan kepada orang banyak hanyalah khayalan dan tipuan semata. Adapun apa yang diperlihatkan Musa adalah mukjizat, dan betul-betul bukan sihir. Itu adalah suatu kekuasaan yang jauh lebih unggul dari apa yang mereka ketahui, dan datangnya dari langit untuk memperkuat Musa di dalam pengakuannya sebagai seorang rasul Allah.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.

Ayat lain di Surat Asy-Syu'ara'