وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓــَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ
Wal-lażī aṭma‘u ay yagfira lī khaṭī'atī yaumad-dīn(i).
(Dia) yang sangat kuinginkan untuk mengampuni kesalahanku pada hari Pembalasan.”
Para Penyair · ayat 82 dari 227
وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓــَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ
Wal-lażī aṭma‘u ay yagfira lī khaṭī'atī yaumad-dīn(i).
(Dia) yang sangat kuinginkan untuk mengampuni kesalahanku pada hari Pembalasan.”
Dalam ayat ini ditegaskan bahwa hanya Allah semata yang mengampuni dosa seseorang di hari akhirat (lihat pula Surah ali 'Imran/3: 135). Tidak ada seorang pun yang dapat menanggung dosa orang lain, tetapi masing-masing bertanggung jawab terhadap perbuatannya sendiri. Allah berfirman:
Dan seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain. (al-An'am/6: 164)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.