أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ
Antum wa ābā'ukumul-aqdamūn(a).
Kamu dan nenek moyangmu terdahulu?
Para Penyair · ayat 76 dari 227
أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ
Antum wa ābā'ukumul-aqdamūn(a).
Kamu dan nenek moyangmu terdahulu?
Dalam ayat ini, beliau menegaskan bahwa mereka atau para leluhurnya adalah manusia-manusia yang tidak mau mempergunakan pikiran. Sebab ternyata patung-patung yang dipuja itu tidak dapat mendengar, apalagi memahami apa yang diminta kepadanya. Lebih dari itu, patung-patung itu tidak bisa mendatangkan manfaat atau menolak bahaya. Fungsinya semata-mata barang ciptaan manusia belaka yang tidak seyogyanya dijadikan sebagai sesembahan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI melalui EQuran.id.